Berdasarkan hasil FGD Agrowisata Serang, pariwisata agro di purbalingga membutuhkan banyak pemandu outbond untuk mencukupi kebutuhan wisata agro dan outbond yang akhir-akhir ini semakin menjadi favorit. FEDEP Kabupaten Purbalingga menjawab kebutuhan itu dengan mengadakan Pelatihan Pemandu Outbond yang diselenggarakan selama tiga hari bertempat di Desa Agrowisata Serang. Pelatihan yang berlangsung sejak tanggal 11 Juni 2013 sampai dengan 13 Juni 2013 ini dikuti oleh Pokdarwis di Kabupaten Purbalingga yang mempunyai potensi untuk berkembang menjadi wisata outbond yaitu Pokdarwis dari desa Limbasari, Siwarak, Bojongsari, Tanalum, Penusupan dan Kelurahan Purbalingga Wetan.
Demi mensukseskan pelatihan ini, FEDEP Kabupaten Purbalingga mendatangkan Outbond Trainer yang paling
recomended
di seluruh indonesia, telah menulis Trilogi buku outbond juga memiliki
institusi Outbond Consultant yang bernama Keep in Spirit Institut.
Bapak Agus Susilo telah mempunyai banyak pengetahuan dan pengalaman
tentang outbond dan diharapkan meneruskan dan menularkan ilmu itu untuk
pemandu outbond di Purbalingga.
Tidak ketinggalan, Pelatihan ini juga
menghadirkan instruktur outbond dari daerah sendiri Purbalingga, yaitu
Bapak Syafei yang juga telah banyak makan garam di wisata outbond lewat
isntitusinya yaitu Baturaden Adventure Forrest.
Guyuran hujan dan hawa dingin di Desa Serang tidak
menyurutkan semangat dan motivasi peserta pelatihan ini untuk berhenti,
namun justru semakin bergairah untuk mengikuti pelatihan ini.
Dengan ini diharapkan kualitas pemandu outbond dan kualitas outbond produk purbalingga itu sendiri dapat meningkat dan dapat menjadi pilihan utama wisata outbond bagi wisatawan lokal, regional dan nasional atau bahkan internasional.
Catatan Agoes Susilo tentang Pelatihan ini, klik
disini